Kamis, 06 Mei 2010

Ketenagakerjaan Kabupaten Tapin

Masalah ketenagakerjaan merupakan masalah yang sangat komplek di Indonesia. Semenjak krisis ekonomi jumlah pengangguran di Indonesia selalu mengalami peningkatan, begitu pula kondisinya dengan Kabupaten Tapin. Pada tahun 2008, jumlah pencari kerja yang terdaftar di Kabupaten Tapin sebanyak 2.482 orang, yang terdiri dari 62 orang dengan pendidikan SD, 633 orang SLTP, 791 orang SLTA, 516 orang Sarjana Muda dan 510 orang Sarjana Lengkap.

Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Tapi n mengalami peningkatan dari tahun 2007 ke 2008. Hal ini sejalan dengan semakin meningkatnya kebutuhan hidup setiap tahunnya. Pada akhir tahun 2008 UMR Kabupaten Tapin adalah sebesar Rp 825.000,00.

Kependudukan Kabupaten Tapin

Berdasarkan data statistik BPS Kabupaten Tapin, jumlah rumah tangga pada tahun 2008 mencapai 44.410 rumah tangga, dengan populasi penduduknya 154.646 orang yang terdiri dari 76.000 laki-laki dan 78.046 perempuan. Jika dilihat dari sebaran penduduk Kabupaten Tapin, dapat diketahui bahwa penduduk Kabupaten Tapin banyak berada di Kecamatan Binuang yaitu sekitar 15,24 persen. Kemudian disusul oleh Kecamatan Tapin Utara dengan jumlah penduduk mencapai 13,21 persen dan Kecamatan Tapin Tengah sebesar 10,96 persen. Sedangkan jumlah penduduk terendah berada di Kecamatan Piani yaitu sebesar 3,27 persen.

Tingkat kepadatan penduduk tertinggi terdapat di Kecamatan Tapin Utara yaitu 286 orang per km2. Kemudian diikuti oleh Kecamatan Binuang dengan tingkat kepadatan penduduk 108 orang per km2. Sedangkan tingkat kepadatan penduduk terendah terdapat di Kecamatan Candi Laras Utara yaitu sebesar 22 orang per km2. Oleh karena area Candi Laras Utara terlalu besar, maka kepadatan penduduk didaerah itu menjadi rendah. Jika dilihat berdasarkan kelompok umurnya, diketahui bahwa penduduk Kabupaten Tapin merupakan penduduk muda, artinya penduduk Kabupaten Tapin sebagian besar terdiri dari penduduk dengan usia muda. Ini berarti untuk tahun depan, Pemerintah Kabupaten Tapin masih harus memperhatikan tersedianya fasilitas kesehatan dan pendidikan yang cukup untuk penduduk usia mudanya.

Senin, 22 Februari 2010

LAMBANG KABUPATEN TAPIN versi download

Arti lambang Kabupaten Tapin publikasi sebelumnya hanya dapat dibaca tanpa bisa menyimpannya. Sekarang disajikan dengan versi yg bisa anda download

Jumat, 19 Februari 2010

LAMBANG KABUPATEN TAPIN

PERATURAN DAERAH NOMOR 37 TAHUN 1967 TENTANG
LAMBANG DAERAH KABUPATEN TAPIN

  1. Perisai bersudut lima melambangkan dasar negara RI (PANCASILA) sebagai benteng lahir dan batin.
  2. Bintang segi lima melambangkan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Pita dengan melengkung melambangkan resminya berdiri Kabupaten Tapin (Undang-Undang No. 8 tahun 1965).
  4. Bunga kapas melambangkan enam kecamatan (saat awal berdirinya Kabupaten Tapin).
  5. Buah padi empat puluh tiga biji melambangkan Kabupaten Tapin memiliki empat puluh tiga desa (saat awal berdirinya Kabupaten Tapin).
  6. Lukisan segi empat melambangkan sejarah Kabupaten Tapin dahulu dikenal dengan distrik banua empat.
  7. Dengan melambangkan lumbung padinya daerah Kalimantan Selatan dan historis berdirinya Kabupaten Tapin

· Bagian kap atas dengan tiga puluh garis maksudnya tanggal 30.

· Bagian badan dengan sebelas garis maksudnya bulan 11 (Nopember).

· Bagian tongkat dengan enam garis dan anak tangga lima garis maksudnya tahun 65 (1965).

  1. Garis putih sekeliling persegi empat yang menghubungkan sampai tepi lambang, melambangkan Kabupaten Tapin merupakan lalu lintas Hulu Sungai ke daerah Banjar (pintu gerbang ke daerah Hulu Sungai).
  2. Sungai melambangkan sejarah terjadinya kota Rantau yang menjadi ibukota Kabupetan Tapin.
  3. Pita bertulisan ruhui rahayu melambangkan kepribadian rakyat Tapin (kerukunan, seia sekata, rakat mufakat).
  4. Corak/warna lambang :

· Perisai berwarna hijau daun melambangkan kepribadian dan tanah Kabupaten Tapin yang subur.

· Warna kuning emas pada bintang, tepi perisai dan lukisan segi empat melambangkan kemuliaan masyarakat Kabupaten Tapin untuk mewujudkan kebenaran dan keadilan atas ridho-Nya.

· Pita dan bunga kapas warna putih melambangkan kesucian.

· Tulisan Ruhui Rahayu warna hitam melambangkan keteguhan tekad dan kepercayaan diri.